Selasa, 01 September 2009

Budaya Rasa, Perasaan Khikmat dan Sopan Santun Kekerabatan Masyarakat Batak Toba

Horas adalah salam masyarakat Batak Toba tehadap sesamanya dan orang lain serta ungkapan pengharapan hati kepada Tuhan Yang Maha Esa, agar selamat sejahtera, rohani dan jasmani. Salam dan ungkapan Horas ini adalah budaya rasa, perasaan hikmat dan sopan santun masyarakat Batak Toba. Dari pada asal mula perkatan horas ini baiklah kita coba menganalisa dari ungkapan di bawah ini.
Horas Ma Hita mandingin pir ma tondi matogu.
Terjemahan:
Selamatlah kita dalam kesejukan, keraslah roh dalam kekukuhan. Maksudnya selamat sejahteralah jasmani dan kukuh kuatlah rohani.
Apabila dibandingkan perkataan horas dengan perkataan pir maka perkataan horas itu berasal dari perkataan koras yang artinya dalam bahasa Indonesia adalah keras serupa artinya dengan perkataan pir yang artinya juga adalah keras, kuat atau kukuh dalam bahasa Indonesia.
Kesimpulan perkataan horas itu berasal dari perkataan koras yang artinya keras, kukuh dan kuat. Perobahan keras menjadi horas adalah kebiasaan Batak Toba yang membunyikan k dengan h karena pada Batak Toba huruf k itu dibunyikan dengan h.
Sopan santun kekerabatan masyarakat Batak Toba kita mulai dengan salam horas, memang demikianlah hendaknya, karena sikap perilaku sopan santun tersebut berpengharapan agar selalu sehat sejahtera jasmani dan rohani sesuai dengan pengharapan pandangan hidup berdasarkan budaya rasa Dalihan Na Tolu.

1 komentar:

Posting Komentar

Gabung Dong....

My Pagerank

Powered by  MyPagerank.Net
Yahoo bot last visit powered by MyPagerank.Net
Counter Powered by  RedCounter

  ©Template by Dicas Blogger.

TOPO