Kamis, 27 Agustus 2009

Sistem Kemasyarakatan BATAK KARO

Yang menjadi pedoman masyarakat Batak Karo dalam sikap prilaku pada kehidupan bersosial budaya adalah : Merga si lima, tutur Si Waluh, Rakut Sitelu.
Sikap prilaku masyarakat Karo dalam kehidupannya sehari – hari berorientasi kepada gagasan nenek moyang yaitu : “ Merga si lima, Tutur si Waluh, Rakut Sitelu.”
Sikap prilaku masyarakat karo dalam kehidupannya sehari – hari berorientasi kepada gagasan nenek moyang yaitu : “ Merga si lima, Tutur Si Walu, Rakut Sitelu “.
Masyarakat Karo merasa yakin akan mendapat kebahagian dalam kehidupan sehari – hari apabila melaksanankan sistem kemasyarakatan tadi. Merga si lima, Tutur si Waluh, Rakut Sitelu. Adalah merupakan pegangan dan pandangan hidup masyarakat itu sendiri yang di warisi dari nenek moyang.
Pandangan masyarakat karo tersebut adalah merupakan nilai luhur warisan dari nenek moyang cukup kuat dan tangguh untuk berkomunikasi baik untuk sesama masyarakat itu sendiri maupun untuk hubungan masyarakat lain termasuk hubungan dengan Tuhan Yang Maha Esa ( Dibata ) dan dengan leluhur serta lingkungan dan alam sekitarnya.

0 komentar:

Posting Komentar

Gabung Dong....

My Pagerank

Powered by  MyPagerank.Net
Yahoo bot last visit powered by MyPagerank.Net
Counter Powered by  RedCounter

  ©Template by Dicas Blogger.

TOPO