Kamis, 27 Agustus 2009

Merga Silima Pada Batak Karo


Masyarakat karo terdiri dari lima Marga ( Marga ) utama yang berasal dari : “ Asalna Merga Silima, Beru Silima, Tutur Si Waluh, Rakut Sitelu kujadikan, emkap ibas jari – jari tanmu kujadikan nina Dibata “.
Pengertian :
“ Asalnya Marga yang lima dan Marga perempuan yang lima dan tutur sebutan delapan serta tiga jalur penghubung kujadikan, yaitu pada jari – jari tanganmu yang lima kujadikan kata Tuhan Yang Maha Esa “.
Kelima Marga utama ini mempunyai cabang – cabang dan mempunyai daerah asal mula berkembang. Marga – marga dan cabang – cabang itu oleh sebagian masyarakat karo tetap mewariskan kepada generasinya maka sampai sekarang banyak orang karo yang masih mengetahui sejarah marga dan seluruh marga – marga.
Marga – marga dan cabang – cabangnya itu menurut Bapak P. Tambun pada bukunya yang berjudul : Adat – Istiadat Karo, cetakan Balai Pustaka Jakarta, Tahun 1952, halaman 64 adalah sebagai berikut :
“ Bangsa Batak Karo adalah salah satu cabang dari Lima Batak ( Karo, Toba, Angkola, Pakpak dan Mandailing )”.
“ Bangsa Batak Karo terbagi atas lima Merga yang terbesar ( “ Merga Silima “ ), yakni :
- Peranginangin.
- Karo – karo
- Ginting
- Sembiring dan
- Tarigan “,
Masing – masing lima merga tersebut mempunyai cabang – cabang pula yang namanya menurut keturunannya masing – masing yakni :
1). Marga Peranginangin dan cabangnya :
Peranginangin Namohaji di Kuta Buluh
- “ - Sukatendel di Sukatendel
- “ - Mona di Pergendangen
- “ - Sibayang di Perbere, Kuala, Gunung dan Kuta Great
- “ - Pencawan di Perbesi
- “ - Sinurat di Kerenda
- “ - Perbesi di Seberaja
- “ - Ulunjandi di Juhar
- “ - Pinem di Serintono ( Sidikalang )
- “ - Uwir di Singgamanik
- “ - Laksa di Juhar
- “ - Singarimbun di Mardinding, Kuta Mbaru dan Temburun
- “ - Keliat di Mardinding
- “ - Kacinambun di kacinambun
- “ - Bangun di Batu Karang
- “ - Tanjung di Penampen dan Berastepu
- “ - Peranginangin Benjerang di Batu Karang

2). Merga Karo – Karo dan cabangnya :
Karo – karo Sinulingga di Lingga, Gunung Merlawan dll
- “ - Surbakti di Surbakti dan Gajah
- “ - Kacaribu di Kuta Great dan Kerapat
- “ - Sinukaban di Pernantian, Kaban Tua, Bintang Meriah, Bulu Naman dan L. Lingga
- “ - Barus di Barus Jahe, VII Kuta
- “ - Sinubulan di Bulan Julu dan Bulan Jahe
- “ - Jung di Kuta Nangka, Kalang, Perbesi Batu Karang
- “ - Purba di Kaban Jahe, Berastagi dan Lau Cih (Deli Hulu)
- “ - Ketaren di Raja, Ketaren, Sibolangit dan Pertampilen
- “ - Gurusinga di Gurusinga dan Raja Berneh
- “ - Kaban di Kaban dan Sumbul
- “ - Sinuhaji di Ajisiempat
- “ - Sekali di Seberaya
- “ - Kemit di Kuta Bale
- “ - Bukit di Bukit dan Buluh Awar
- “ - Sinuraya, Singgamanik dan Kandibata
- “ - Samura di Samura
- “ - Sitepu di Naman dan Sukanalu

3). Merga Ginting dan cabang-cabangnya:
Ginting Suka di Suka, Linggajulu dan Berastepu
- “ - Babo di Gurubenua, Munte dan Kutu Great
- “ - Sugihen di Sugihen, Juhar dan Kuta Gunung
- “ - Gurupatih di Bulu Naman, Sarimunte, Naga dan Lau Kapur
- “ - Ayartambun di Rayamerahe
- “ - Capah di Bukit dan Kalang
- “ - Beras di Laupetundal
- “ - Garamata di (Simarmata) Raya Tengah, Tengging
- “ - Jadibata di Juhar
- “ - Munte di Kutu Bangun, Ajinembah, Kubu, dokan Tengging, Munte, Raya tengah dan Bulan Jahe
- “ - Manik di tengging dan Lingga
- “ - Sinusinga di Singa
- “ - Jawak di Singa
- “ - Saragih di Linggajulu
- “ - Tumangger di Kidupen dan Kemkem
- “ - Pase di (masap)

4). Merga Sembiring dan cabang-cabangnya:
a). Sembiring Siman-biang ( tidak bisa kawin-mawin campur darah) dengan lain-lain cabang Sembiring, yakni:
Sembiring Kembaren di Samperaya dan hampir diseluruh urung Liang Melas.
- “ - Sinulaki di Silalahi
- “ - Keloko di Pergendange
- “ - Sinupayung di Juma Raya dan Negeri
b). Sembiring Simantangken –biang ( ada dilakukan perkawinan antaranya dengan lain-lain cabang Sembiring), yakni:
Sembiring Colia di Kubu Colia dan Seberaya
- “ - Pandia di Serabaya, Payung dan Beganding
- “ - Gurukinayan di Guru Kinayan
- “ - Berahman di Kaban Jahe, Perbesi dan Limang
- “ - Meliala di Sarinembah, munte, Rajaberneh, Kidupen, Kaban Jahe, Naman, Berastepu dan Biaknampe.
- “ - Pandebayang di Buluh Naman dan Gurusinga.
- “ - Tekang di Kaban
- “ - Muham di Susuk dan Perbesi
- “ - Depari di Seberay, Perbesi dan Munte
- “ - Pelawi di Ajijahe, Perbaji, Kandibata dan Hamaparan Perak ( Deli )
- “ - Busuk di Kidupan dan Lau Perimbon
- “ - Sinukupar di Pertumbuken, Sidikalang, Sarintono
- “ - Keling di Juhar dan Rayatengah
- “ - Bunuh-aji di Sukatepu, Kuta-Tonggal dan Beganding.

5). Merga Tarigan dan cabang – cabangnya :
Taringan Sibero berkedudukan di Juhar, Kuta Raya, Keriahen, Munte, Tanjung Beringen, Selakar dan Lingga.
Taringan Tua di Pergendangen
- “ - Selangit di Gunung Merah
- “ - Tambak di Kembayaken dan Sukanalu
- “ - Tegur di Suka
- “ - Gersang di Naga Saribu dan Barastepu
- “ - Gerneng di Cengkes ( Simelungun )
- “ - Gana – Gana di Batu Karang
- “ - Jampang di Pergendangen
- “ - Tambun di Rakut Besi, Binangara, Sinaman dan lain – lain kampung.
- “ - Bondong di Lingga
- “ - Pekan ( cabang dari Tambak ) di Sukanalu ( bangsa anak-beru )
- “ - Purba di Purba ( Simelungun )

0 komentar:

Posting Komentar

Gabung Dong....

My Pagerank

Powered by  MyPagerank.Net
Yahoo bot last visit powered by MyPagerank.Net
Counter Powered by  RedCounter

  ©Template by Dicas Blogger.

TOPO